Teganya dikau meninggalkanku….

Tags

Ttd: fansmu.

Belom selesai aku bikin post tentang orang ini, eh, tiba-tiba bablas.

Bablas ke dunia lain ☹

Hiks ☹

Udah 2 minggu dan masih belom bisa move on. Lagu-lagunya masih nyala terus di hp di laptop dan dimana mana. Di hatiku di otakku.

Chris Cornell, 52 tahun, meninggalkan fans-fansnya selamanya. Meninggalkan Soundgarden, Vicky, Toni, Chris Jr, Lily selamanya.

Chris-Cornell

CC, aku ra nyongko *bacalah dengan nada ndx*

Selain Mr. Children band favoritku sepanjang masa, ada satu orang yang dari jaman SMA selalu kuidolakan. Chris Cornel, aka CC.

Punggawa grunge dari jaman 90an ini, kalo diumpakan, memang bukan manusia dari dunia ini. Musikalitasnya udah saking jeniusnya kayaknya bisa dibilang alien. Iya kali ya, dia balik ke outer space kali ya ☹

Ga berlebihan sih kalo dibilang begitu, karena semua temennya ngakunya begitu. Begitu pula dengan fansnya. Aku jatuh cinta pertama karena suara vokalnya yang wtf. Suaranya itu sangat dinamis, melolong, menghantam, tapi sangat merdu dan melodius. Mulai dari ballad sampai “Beyond the Wheel” yang bisa memutus urat saraf, suara Chris bisa menyayat naga, jadi kukasih nickname Dragon Slayer. Kedua, lirik lagu yang dia tulis. Nuansanya sangat gelap tapi sangat indah. When darkness meets beauty, so captivating. Tema lagunya tentang eksistensial, kematian, kehidupan, religion?, depresi, tapi juga harapan. Kadang-kadang susah diinterpretasi. Sering deng. Dan karenanya temen-temennya kasih nickname Dark Knight (Matt Cameron), atau Dark Prince (Tom Morello). Ketiga, lagulagu yang dia tulis. Damn melodious and beautiful. But also so dark and haunting. Out of this world lah lagu-lagunya. Ra nyoto.

Mulai dari Soundgarden, Audioslave, sampai Temple of the Dog, sampai solo nya dia sendiri, lagu-lagu bikinan dia sangat-sangat distinctive TAPI dia bisa bikin semua lagu itu beda di semua band yang dia masukin. Soundgarden ga sama dengan Audioslave, apalagi Temple of the Dog. Dan itu semua juga sangat beda dengan solo karirnya. Tapi itu semua dia. DIA SEMUA ITU YANG BIKIN LAGU SAMA NYANYI. Ya tentu sama kolaborasi dari bandmates nya juga.

Soundgarden siapa yang ga kenal? Mereka adalah one of earth greatest grunge band in the entire universe. Brrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrgrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrngggggggggggggggggg distorsi gitar dengan beat yang aneh dan drum gila, dari jauh terdengar lolongan……seindah siren. Hah seandainya aku pelaut kayaknya udah tenggelam nyampe dasar palung. Siapa yang bisa bikin Black Hole Sun kalo bukan SG? Album favoritku  Superunknown. Iki album edan.

Audioslave. Hmmmmmmm this is madnesssssss. Bayangpun, RATM minus zac trus yang nyanyi Chris. Duerrrrrrrrrrrrrrr. Opo yo ora bumi gonjang-ganjing. Aku cinta banget sama supergroup ini. Walopun umurnya singkat, 3 album saja, tapi SEMUA ALBUMNYA BAGOST BANGET. “Audioslave, “Out of Exile”, “Revelation”. Paling suka mungkin Out of Exile, karena ada “Doesn’t Remind Me”, lagu yang gagal membuat orang lupa karena justru malah inget semuanya *gimana sih…. Tapi tentu semua tahu lagu ajaib “Like a Stone” yang catchy edan dan sangat melodious. Liriknya….mind bending. Jadi inget waktu Tim diwawancarai tentang Chris. Dia bila Chris jenius. Lirik yang dia bikin sangat dalem. Ga nyangka kalo Like a Stone tu maknanya adalah orang yang…..pingin mati. Nunggu mati. Duer. Baru tau aku detik itu bahwa in your house I long to be, room by room patiently, I’ll wait for you there like a stone. Maksudnya dia nunggu dijemput ajalnya. Dengan sabar. Dang.

Temple of the dog, band tribute untuk Andy Wood yang umurnya Cuma 1 album tapi amat melegenda. Some of the most beautiful song I ever heard. “Say Hello 2 Heaven”, lagu ini terlalu tulus dan jujur, dan bener-bener diperuntukkan buat Andy. Damn nek aku dadi Andy lak yo pengen nangis terus mben krungu iki. Truly a goodbye song for the aching heart of losing a friend. Sadly and achingly beautiful. “Hunger Strike”, beautiful song beautiful melodies. Kalo gada temple kayaknya ga ada Pearl Jam. Jadi band seumur bayi ini jadi tonggak penting buat kelahiran band grunge terfenomenal sampai sekarang, PJ.

Material solonya, mulai dari Euphoria Mourning sampe Higher Truth dan juga infamous Scream. Sangat personal. Kayak kamu bisa liat bare soul dari Chris Cornell. Dan saking dia cintanya sama musiknya dia sendiri dan mungkin saking dia menghargai keintiman pembuat lagu dengan pendengarnya, dia suka banget tour akustikan solo. Di tur itu dia, sendiri, main gitar sama nyanyi. Udah. Deh. Ga ada instrument lain (kadang ada cello). Benar-benar down to the core of the music itself. Dan tour nya ini sangat popular. Dan juga sangat indah.

Ga mungkin CC suicide, no way. Pertama kali denger berita itu saking mustahalnya aku pikir hoax. Hoax hoax hoax lah ga mungkin, orang CC waktu itu bener-bener lagi di tengah-tengah tour. Trus nyari deh. Trus bener deh…………………….. habis itu moment of silence. Dan sampai hari ini aku masih ga percaya dia suicide. Mana ada musisi segitu jeniusnya, segitu penyayangnya sama keluarga, segitu disayang temen-temennya, segitu sober nya, segitu dermawannya, mendadak dangdut suicide. In denial banget lah ini

Terlalu banyak lagu-lagu Chris yang aku suka. Dan sekarang deretan lagu itu ga bertambah. Ah, ilang lagi deh, musisi favoritku. Ilang lagi deh, frontman grunge (ada apa dengan genre ini….is this a curse…). Kalo ga bubar, ya ditinggal selamanya ☹. Goodbye dragon slayer, rest in peace. The song that you sung to Andy, now is being sung for you. Sadly, just like you said Chris, no one sings like you anymore (Soundgarden-Black Hole Sun).

chris-cornell-acoustic-live

Sak tenane atiku loroooo nanging akuuu mencoba rapopooo *ucapkan dengan nada ndx* Who’s gonna slay the dragon now, Chris….? 😦 

Advertisements

Out of zone but to the deepest

Tags

, , , ,

Sebuah hal yang saya dapatkan saat KKN. Haha. Alay? No

Ya, mungkin sedikit. Orang kkn nya juga di kota kok. Hahaha.

Ketika seseorang ditempatkan di tempat yang sama sekali bukan zona mereka, rasanya kayak ditempatkan di hutan. Sama aja, meskipun itu di tengah kota. Confusion, anxiety, insecurity dan sodara-sodaranya semuanya dateng bertamu. Kenapa coba bertamunya barengan? Eyyyy

Tapi kata orang, disitulah kamu bisa mengenali siapa dirimu. Di tempat yang paling out of zone lah, kamu menemukan dirimu, yang paling asli. Disitu kita dipaksa belajar cara survive. Survival 101. Karena sejatinya orang hidup di bumi ini untuk survive. “Dipaksa”, karena bukan dengan kemauan kita sendiri. Kalo kita ga mau belajar, ya ga survive. Semudah itu. Tinggal gimana cara kita survivenya, fisiologis apa patologis. Totally selfish, or together with others. Survive sendiri apa bersama. Njatuhin orang, apa merangkul orang. Fight or Flight? Even flight is one way to survive. And it is in our blood, it’s human instinct.

Semua orang punya kostum ultraman, buat dipasang sebagai identitas, sebagai image. Dan disitu pelan-pelan retsleting ultraman nya kebuka. Satu lapis demi satu lapis. Terus muncul deh, wujud aslinya. Kenapa dibuka? Karena udah kotor buat menghadapi hari-hari keras yang ga kayak biasanya. Kayak kalo main game, bossnya punya wujud asli , dan bikin gamers menyesal menghabiskan seluruh jurus pamungkas. Hahaha

Dan dari kostum ultraman itu…kita jadi tau cara menilai orang. Kita jadi tau, apa to yang sebenernya berharga, yang sebenernya define a human being. A good person, a bad person. How to value a person. Why I lookup to someone and why I look down on someone. Some answers only can be found by experiencing these things.

Tapi ga ada gunanya juga kalo bisa liat dalemnya dari kostum ultraman punya orang, tapi kita sendiri ga ngeliat ke kostum kita sendiri. Semacam lihat behind the scenes, tapi ga nonton filmnya. Ga akan paham.

Trus setelah itu, cobain deh web 16personalities.com. A good way to know about ourself. *malah promosi wkwkwk*

Berasa bikin refkas deh. Hahahaha. All quotes inspired from Mr. Children. Sekarang aku baru nyadar kenapa judul album mereka Reflection. Because it’s totally is a reflection. A reflection of them, of a human, of how being a human 101. It’s actually a personal note to themself, I guess. Just like this writing. A personal note to myself. But why I posted here? Becoz suka suka wkwkwkw

 

Koas?

Tags

, ,

Domu aka dokter muda aka koas aka ko asisten aka koschap aka PU (pembantu umum) aka (pengacau umum) = dokter muda yang baru selesai belajar teorinya, sedang belajar caranya menangani pasien secara nyata.

The life as koas. Kukira bakal seperti zombie, berangkat pagi, pulang besoknya, nggarap tugas, belajar, ikut pelayanan, kesadaran menurun, tidak bisa membedakan mana teman mana keluarga pasien *lho*, muka kucel, tidak sempat nonton tv, tau berita cuma bisa lewat linetoday, hp isinya foto rekam medis semua, IGS setiap saat, developing new survival skill: sleep anywhere,anytime, when there is time; posisi meringkuk, miring, bahkan berdiri. Makan seadanya, secepatnya, sebisanya. Mandi? Apa itu mandi? Bahasa mana?

Tapi ternyata…..sejauh ini, tidak sebegitu zombienya juga (atau belum?). Alhamdulilah masih dapet bagian2 yang manusiawi. Alhamdulilah masih bisa pulang ke rumah langsung tumplek blek di Kasur. Alhamdulilah mandi 1x sehari cukup *ups*. Alhamdulilah makan adalah prioritas. Alhamdulilah tugas walaupun merajalela tetap bisa digarap. Alhamdulilah bisa banyak belajar. Alhamdulilah mendapat banyak pengalaman. Alhamdulilah bisa melihat dunia dari sudut pandang pasien. Alhamdulilah disapa keluarga pasien, didoain biar cepet lulus :”)))))))))))))))))))))) super terharu.

A note for myself: Intinya adalah harus kuat, apapun yang terjadi harus dihadapi. Mau enak, mau nggak enak. It’s part of life. And that’s how life teach you. Semua mahasiswa fk bisa jadi dokter, tapi jadi dokter yang baik? Perlu tekad. Perlu niat. Perlu usaha. Remember, the precious this is always lying beside our feet, we should be careful in making our way through without kicking them away. And remember, life will always gush you out, push you, wheter you are ready or not. You’ll be stumbling, drowning, gasping, and reaching your hand to the surface, sometimes, helplessly. But in the end, if you can overcome that, you’ll know what is waiting on the other side of the rainbow~ (Mr.Children- Image, suka banget lagu iniiii)

MAJU TERUUUSSSSSS PANTANG MUNDURRRRR MARI KETUK PINTU SELANJUTNYAAAAAAA

*EDAN*

Bukan review: Orange Days (Drama)

Tags

, , , ,

Baper episode #2

Hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks kok tamat Hiks hiks hiks

AAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH KONO DRAMA SUGOI

Habis kemarin baper nonton Nobunaga Concerto, sekarang malah nonton drama baper lagi dan lebih parah, Orange Days. Bego.

Dan seperti biasa motivasi awalnya hanyalah untuk mendengar soundtrack lagu ini diputar di ending….sungguh cetek bukan. Tapi this must be fate, this must be destiny.

*SUPER SPOILER ALERT WARNING* *INI BUKAN REVIEW* *INI CUMA BAPERAN*

Drama ini sebenernya plotnya  simple, tetapi juga sangat relatable, terutama buat mahasiswa angkatan tua yang udah mau lulus tapi sebenernya masih dalam pencarian jati diri. Ketidaksiapan, ketakutan, harapan, mimpi, cita-cita (yang kandas), dan cinta (yang kandas) semua digambarkan dengan cantik dan realistis. Tidak ada antagonis di drama ini (yah ada tapi Cuma sekelebat), tetapi ceritanya tetap mengalir. Kekuatan drama ini ada pada karakterisasi tokohnya, Kai dan Sae, terutama. Kai, this gentleman omg I just cant say a word. Dia adalah seseorang dengan kebaikan hati yang luas tak terkira. Tetapi dia juga bisa marah, kesal, dan putus asa (gampangnya: apikan tapi tetep nyoto). Sae, seorang penyandang tunarungu, yang dahulunya adalah pemain violin taraf internasional; cantik, kuat, mandiri, tsundere, emosinya buruk, dan blak-blakan. Kedua orang ini bertemu, dan, yah, takdir terjadi. Kai, yang masih dalam pencarian akan perannya nanti di masyarakat, dan Sae, yang tahu benar apa keinginannya tetapi mimpi itu kandas karena penyakitnya. They complete each other, fix each other, love each other, but also make mistake to each other. Tidak cuma itu, masih ada Akane, Keita, dan Shohei sebagai pelengkap Orange Club. Cara mereka berinteraksi, baik dengan kata dan dengan bahasa isyarat sangat membekas di hati~

Drama ini menitikberatkan pada indahnya hubungan antar-manusia dan bagaimana hubungan tersebut membentuk pribadi orang. Sangat hangat, seperti langit yang berwarna oranye~~~~

Aaaah aku nangis nonton drama ini, padahal di adegannya actor aktrisnya ga nangis, mereka saling senyum. Bukan tangis sedih, tapi tangis terharu. Udah kayak mamak-mamak liat anaknya diwisuda.

Ah satu lagi! Soundtracknya. Sign oleh Mr.Children. Menurutku lagu ini sangat-sangat-sangat pas dijadikan soundtrack Orange Days. Sangat menggambarkan apa yang terjadi di dalam drama ini. Sangat memorable and I bet everytime you hear this song you will remember Kai and Sae :”)

Totatally worth to watch :”)

Another Mischil-y post…….

Tags

, , ,

Ga tahan kalo ga ngepost ini. Ini LOL banget ora paham meneh

Jarang-jarang aku melihat playful side dari Mr. Children. Mungkin karena emang jarang ditampilkan ya. Eh, bukan, kayaknya sih sering tapi….yah, permasalahan mendasar fandom sepi dan dingin ini adalah TIDAK ADA SUBTITLE nya. Atau, ADA SUBTITLE nya TAPI TULISAN KANJI :(((( Jadi ngomong apa ga ngerti. Cuma bisa mengira-ngira (padahal ra dong blas, njuk opo sing dikiro2?). Hiks hiks hiks. Yang bisa dinikmati hanyalah interaksi antara band member saja. Which is……………usually by words. Kembali ke titik awal,in a nutshell: ora dong.

Tapi kemarin pas lagi suntuk-suntuknya belajar buat pendadaran tiba-tiba (yaa nggak tiba-tiba juga sih) setelah nyemplung suatu blackhole namanya Youtube, ketemu video-video super jadul dari Mr. Children. Dari situ sekalian aku cari lagu apa dari album apa. Dan seperti yang kita tahu, om Sakurai adalah songwriter utama, and by I mean utama, is 99,9% the songwriter of all the songs inside the albums. Lhah 0,1% nya? Ternyata Suzuki Hideya alias Jen (nickname) juga pernah bikin lagu~ Lagu bikinannya adalah #2601, Asia, dan 思春期の夏~君との恋が今も牧場に~ ~カエルの歌の輪唱~ (ini mbacanya apa bahkan aku lupa). #2601 (aneh banget judulnya) bagus sekali, aku suka soundnya. Terasa ada nuansa-nuansa RATM dan gitar Tom Morello. Oke aku lagi mabok paling pas ndengerin, tapi begitulah adanya. Asia juga bagus, terasa raw dan rock n roll. Dan entah kenapa aku merasa bahwa drumnya Jen di era Mischil lama (90-2000 awal) mengingatkanku dengan sound drum LedZep *bar kuwi di bash fans ledzep. Ya beginilah kuping orang awam. Aku suka sekali dengan komposisinya, beda tipe dari Sakurai. Bedanya dimana….aku masih belom bisa menjelaskan. Tapi yang penting asyik. Dan lagu terakhir yang panjang banget judulnya ini, tertulis di Wikipedia bahwa Jen yang nyanyi. Oh, wait, what? Ya aku tau suara Jen bagus sebagai backing vocal, but as vocalist? Let’s see what will happen. Dan ternyata ada live nya di Youtube! Memang Youtube itu surgawi sekali :”)

Video itu sangat jadul (1995), gambarnya pecah-pecah (<240p), nggak sampe mozaik sih….tapi di situ mukanya Jen agak…. blur. Bahkan di pertengahan warna videonya jadi hitam putih lol. Ada Sakurai, tampak kakkoi seperti biasa, tampak keybordis yang bukan TakeKoba. Member lain ga ada? Nah lho. Jen nggak di belakang drum seperti biasa, dia di depan drum dan menyanding mikrofon sambil pegang icik-icik (nama resminya ga tau wkwk). Sakurai di sampingnya, bawa gitar dan menempeli leher dengan harmonika portable (nama resminya ga tau #2). Oh my god, so it really is! Jen will sing! Dan dia melakukan introduction terlebih dahulu….dengan suara yang …temapuk (temapuk = minta ditapuk = minta ditabok). Wkwkwk kayaknya dia sebenernya member paling playful di Mischil ya. Sakurai tampaknya tidak kuat menahan malu akibat member bandnya yang satu ini, jadi no reaction. Well, the rest of the video you should watch it yourself! Ampun lah abang Jen satu ini………….

https://www.youtube.com/watch?v=y0fxq9h4opk

Lagunya sendiri…………pfft. Wkwkwk apa maksud dari lagu ini??? Apa pula maksud lirik dari “kero kero kero wag wag wag (diulang 20x)” ???????????????? Dari terjemahan Gugel translate, judul lagu ini intinya adalah: masa muda, lagu kodok. Gagal paham….

Di akhir dari video sepertinya Sakurai sudah tidak kuat lagi menahan malu, sehingga dia merebut posisi vokalis dari Jen ben lagune gek ndang rampung. Jen tampak kzl ke Sakurai dan mereka akhirnya bernyanyi sambil pelotot-pelototan. Wkwkwk

I wish Jen would write more song again. I like his composition! Bahkan bikin lagu kayak gitu lagi pun takpapaaa. Hahaha.

A Post That I’ve Been Dreaming About ^^

Tags

, ,

Came true!

Hahahahahahahahahahahaha!

Apakah anda tau? This is a post that I’ve been dreaming about

:”)

Akhirnya setelah kurang lebih 1 tahun beberapa bulan, penelitian sudah selesai, dan saya didadar!

:”)

Penelitian yang cukup menguras bak mandi tenaga dan waktu ini sebenarnya mengasyikkan dan memberi pengalaman baru. Ceile. Yaa mana ada semua cuma dapet enaknya terus ya. Ini pengalaman yang berharga dan saya bersyukur dulu membuka pintu ini dan memasukinya. Memperpanjang nama butuh 1 tahun+. Much wow

Ke-dadaran ini berkat doa dari semuanya. Terima kasih banyak untuk teman-teman yang senantiasa juga mengharapkan saya gek ndang lulus.

Eh lulus? Belom. Masih ada koas 2 tahun, kemudian internship 1 tahun.

But, let’s hop on the next train. No need to bring anything, not worries, not even baggage! kalau kata Sakurai di “prelude”. This journey will continue!

DSCN3328

Alhamdulilah 🙂 Akhirnya mic roke-roke kembali ke empunya. Wkwk. Piala bergilir akan bergerak ke member berikutnya~

DSCN3351

Thanks to Ipin-chan for the writings >.< Writings lho ya friends, this is 100% handmade!!!! SO beautiful. Bacanya Omedetou gozaimasu. Guardian kiri namanya Erwin Smith (the cutest Erwin Smith ever) yang kanan namanya Browniepingindiwisuda ^^

 

Kompre: the last battle (or not)

Tags

, ,

Topik ini lagi ngehits banget di kampus. Tahu kenapa? Karena ini adalah last battle di preklinik (berharapnya sih jadi last battle). Ujian ini adalah puncak dari segala puncak ujian di FK. Sembilan station, berpuluh-puluh kasus, menguji kepandaian klinik dan penalaran klinik dan juga komunikasi. Ujiannya cuma 2 jam, dipelototin satu-satu, tapi persiapannya berdarah-darah *lebay. Hahahahaha, nggak, INI SERIUS.

Persiapan mulai dari habis cbt, mau refreshing dulu, eeeh ternyata ribet skripsi, eeeh tau-tau udah h-2 minggu kompre, eeh njuk pingin segera lari dari kenyataan 😦 Belajar kelompok membahas what to do and what not to do, tips dan trik, doa super kenceng, sedekah yang banyak, dan sebagainya. Karena di ujian ini, di samping ilmu yang bener, we need tons of luck. TONS.

Kalo gagal nyicil, di hari-h bakal punya gejala gangguan cemas menyeluruh persis kaya pasien simulasinya, bahkan 3x lebih realistis dibanding pasien simulasinya. H-24 jam hilang nafsu makan, merasa tertekan dan paranoid, H-12 jam deg degan dan gelisah, H-8 jam insomnia, mimpi buruk, dan konstipasi. H-3 jam diare. H-30 menit keringat dingin, perut mules. H-5 menit (pas duduk di depan station) palpitasi, takipnea, perut mules, tangan berkeringat dan dingin, kaki lemes, ga bisa diem, MAU PULANG AJA :((((((

(Untung ga sampe waham)

Dan kemudian, bel skillslab berbunyi “ding dong”. Serentak semua berdiri dari kursi, masuk ke judgement day, eeh, judgement room. OSCE SUDAH DIMULAI. GAME ON.

Kompre kemarin entah kenapa lebih lancar daripada KBK-3 yang bahkan tak ingin kuingat lagi. Ya walopun entah ntar lulus atau nggak. Tapi mungkin aku sudah berada di titik que sera sera ya? Apapun yang terjadi terjadilaaaaah~

Station ter-ewh-ku jatuh pada ET dan injeksi. Manekin special osce dikeluarin. Berat biyanget, berasa ngangkat sekejur manekin waktu masukin laringoskop. Gagal masuk 3x sampe mandi keringet. Masukin ET lho bro, SAMPE BERCUCURAN KERINGAT (dan air mata). Imagine that. Alhamdulilah masih boleh lanjut injeksi. Untung sempet belajar cara motek ampul wkwk. Kalo nggak, aku sudha tak tahu lagi 😦 Habis itu alhamdulilah ET berhasil masuk dengan lancar :”) Station ewh kedua jatuh di kateter dan BLS. Nyebul maksimal, ekstensi maksimal, UDARANYA TERSUMBAT. How come……………………………. Nyampe waktu nyebul paru mau meledak (iki rodo lebay sih), udaranya ga masuk. K o k  b i s a . . . . . 😦

(Sisa stase tidak diceritakan karena aib.)

“Dingdong”. SELESAI. Habis osce, rasanya jeratan tali di keempat ekstremitas hilang. Rasanya bebas :”) Sampe-sampe pada selfie hashtag #sudahosce. Kesemua orang mukanya seperti telah melepas beban berat, walaupun nggak tau hasilnya seperti apa nanti. Haha.

Ya sudahlah. Dipetik pelajaran. Yang penting kita belajar, tau yang salah, dan bisa mbenerin (motto hidup untuk mencegah kehancuran id). Besok pegang pasien dah ga boleh salah-salah lagi 🙂

Secuil tentang Mr. Children, Reflection

Tags

, , ,

Sudaaaaaaaah lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Hahahahahahahaha

Setelah terlepas dari jeratan-jeratan ujian (lagi, untuk yang ke 100xnya), mari kita bersantai~

*TERUTAMA SETELAH UJIAN TERMENGERIKAN OSCE KOMPRE 2016*

OKEEEEEEHHH KALI INI PROLOGNYA GAUSAH PANJANG PANJANG KARENA JENGJENGJENGJENG

Kali ini aku akan rambling ALBUM TERBARU, NEWEST, BRAND NEW, TERHITZ, TERANYAR dari MR. CHILDREN – REFLECTION

msclrefl

HERE COMES! BRACE YOURSELF~!

Album ini keluar di bulan sekitar Juni 2015 lalu, terdiri dari 2 tipe, Drip dan Naked. Uuuu, NAKED. Tidak tidak. Bukan seperti itu. Versi Naked ini harganya jauh lebih mahal karena ada tambahannya yaitu lagunya 20an, bonus udah dimasukin USB, dan bonus dvd behind the scene pembuatan album ini. Dan juga +box yang unjoe sekali. Drip adalah versi regular albumnya, berisi 14 lagu saja. Aku baru mendengarkan yang Drip karena dapetnya secara illegal mukjizat yang itu :’)))))). Syukur.

Pertanyaan 1. Gimana? Bagus ga?

OMEEEEGOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOODDDDDDDDDDD!!!!!!!!!!!!!!!!!

BAGUS!!!!!!!!!!!!! KALO GA NGEDENGERIN SESUNGGUHNYA KALIAN MANUSIA-MANUSIA YANG MERUGI!!!!

Pertanyaan 2. Kok alay gitu reaksinya?

BECAUSE THIS IS A MASTERPIECE. Album ini bener-bener bagus. Thoughtful, mature, bloodsurging, and of course it’s mr.children-y!

Pertanyaan 3. Tolong jelasinnya pake bahasa manusia….

Maafkan kealay-an barusan *sudah kembali ke bumi*

Kalau pinjem istilah dari om utauinu, album ini “bloodsurging”. Sesuatu yang melancarkan peredaran darahmu, sesuatu yang membangunkanmu dari tidur lelap. Energinya besar, namun tetap dewasa, dan komposisinya solid. Mulai dari “Mikan” yang akan menendang seperti kopi pait berkadar kafein setara extrajoss. Ballad pembuat refleksi di “Kumo no Ito”. Lagu bermelodi manis kembang gula yang kayaknya berasal dari jaman Supermarket Fantasy “Melody” (jangan salah, ini lagu favoritku :3). A humanic fantasy in “fantasy”, yang setiap kamu dengerin akan butuh encore terus. The-can’t-get-off-my-head “Genchou”. “Fight Club” yang memberimu rasa pingin gelut (yo ora sih) (bagian tengahnya addict). A very delightful marching drum in “Shayou”. Lagu dengan dinamika yang sangat cocok dipake buat menalikan tali sepatu dan berlari mengejar matahari “Starting Over” (pardon my analogy). “Wasurenu Hito” yang…baper (?). “REM” dan “Waltz” yang menghantam di tengah album. A weird and humanic simplicity in “Shinka-ron”. Dan juga “Ashioto” sebagai jurus pamungkas. Oh, “reflection”, sebuah cuplikan Sakurai bermain piano, menjadi benang tipis penghubung semua lagu.

Ah iya, Kumo no Ito terutama, kalau denger ini rasanya beneran pengen reflect deh. Lagu muhasabah. Cocok untuk ESQ training. Kalo dengerin ini, otakku jadi aneh.

Pertanyaan 4. Bloodsurging? Emang selama ini ga bloodsurging?

SENSE itu bloodsurging! Shifuku dan Q juga bloodsurging! Album ini membawakan nuansa pelancar darah seperti itu juga (udah macem aspirin atau clopidogrel aja). Ketika mendengar album sebelumnya, an imitation blood orange, jujur aku agak ga suka. Sound Mischil seperti tenggelam ditilep piano yang terlalu dominan. Terlalu ballad dan terlalu generic (mirip satu sama lain), alirannya tidak terasa. Di situ aku merasa peran TakeKoba terlalu besar dalam pembuatan album Mischil. Walaupun begitu tetep ada track yang aku suka seperti pieces, joutoku,  Marshmallow Day dan lainnya. Album ini lebih mengeluarkan sound gitarnya dibanding aibo.

Pertanyaan 5. Hooo gitu. Berarti sekarang om Take ke mana?

DI album ini entah kenapa aku BISA LIAT BEHIND THE SCENEnya walaupun ga punya versi Naked kekekekeke. Di situ aku ga liat om Take dimanapun. Piano dan keyboard dipegang oleh Sunny, orang yang dulu pernah kolaborasi juga sebelum om TakeKoba megang keyboard dan piano (maybe before 2007). Setelah mencari gossip kesana kemari, katanya Sakurai emang minta om Take untuk tidak terlalu turun tangan di album ini. Tapi not in a hard way. Mereka sama-sama paham dan akhirnya mencapai mutual agreement gitu. Nama om Take katanya masih ada sebagai composer.

Pertanyaan 6. Syukur deh, kirain konflik 😦 Berarti album ini favorit dong?

Iya syukur, ga maulah ada konflik 😦 sudah cukup band favoritku (yang lain) bubar. UUUUUUU certainly this is one of their best album. Sampai saat ini masih bertarung di hatiku (ceile). Tapi pertarungan 5 babak 3 ronde dimenangkan SENSE, 2 ronde dimenangkan REFLECTION. Pertarungan ini masih terus berlanjut hahahahahaha. Masih belum bisa menggeser posisi SENSE di hati.

Pertanyaan 7. Dah nonton Live DVDnya belum? Sekeren apa livenya?

Belum 😦 Belum dapet e. Tapi beberapa cuplikan youtube mengindikasikan betapa KEWREN MAMPWOUSnya Live nya. Awalnya aku agak cemas karena album ini isinya Sakurai teriak high pitch gitu di hampir semua lagu. But he sing it smoothly. Yaampun si bapak ini kok tambah muda? Kirain cuma 1 orang di bumi yang aging backward (baca: hyde)

Pertanyaan 8. Lagu yang di Naked udah denger?

BELOM UHUHUHUHUHUHUHUHUHUHUHUHUHU

Udah nyari pake seluruh daya, upaya, bahkan sampai nyasar ke situs2 aneh karena keywordnya NAKED (pfffffft), dan tidak membuahkan hasil. HEEEEEEEELPPPPPP

*Makanya beli asli dong*

Yang jelas netizen responnya positif terhadap lagu mereka di Naked. Bahkan banyak yang memfavoritkan. Punya stok lagu sebanyak itu mbok disimpen aja om, biar besok jadi hits

Pertanyaan 9. PVnya apa aja?

Ashioto thok. Eh ya, sama REM kalo kamu itung juga. The end.

Ini metode subsidi silang ala jaman SupaFan-SENSE-Blood Orange-Reflection. Mungkin karena fullblown PV di album sebelumnya, kali ini berhemat aja. (teori penghematan pv)

Pertanyaan 10. Lyric-wise, gimana?

NO DOUBT. Tapi karena baru sedikit yang memberi translate, jadi baru beberapa yang udah ku-notice. Kumo no ito, Starting Over. So pretty and poetic as always. Next time mari kita post tentang liriknya~

Pertanyaan 11. Kesimpulan?

DEFINITELY, a must-listen for fans (terutama fans era orde baru mischil >2007)! ^^

[es]~ Theme of Es, versi analisis cethek

Tags

, , ,

Tiba-tiba pengen nulis… Mungkin ini namanya writer’s urge kali ya hahaha. Ceileh udah berasa penulis novel 10 juta kopi aja udah pake istilah-istilah. Sebenernya ini semua karena pelajaran PAI (yang malah isinya belajar menjadi penulis) yang bilang kalo menulis itu bisa jadi kaya bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Hmmmm setuju, sepanjang yang ditulis emang bermutu (pengalaman jadi korban hoax). Okeh jadi mau nulis apa…. nggak perlu mikir berat-berat karena topik yang kubawakan paling seputar Mr. Children (lagi) (ampuni) hahahahaha 😀

Tapi kali ini lebih sedikit berbobot, berhubung keinginan untuk menulis review album REFLECTION belum muncul (padahal ini album bagus swekali sumpil ra ngapusi), maka mari kita bahas sedikit tentang lagu mereka. Mr. Children ternyata mengambil materi yang luas untuk dijadikan lagu. Tentang psikologis, misalnya theme of [Es] dan hypnosis. Tentang teori mimpi di REM. Kayaknya Sakurai suka hal-hal yang berhubungan dengan otak manusia ya…. Haha. Kali ini kita bahas sedikit Theme of Es!

Theme of [Es] ini salah satu lagu favoritku. Terasa simple & basic. So humanic. Lagu yang akan kudengarkan ketika merasa…lelah?  Kekuatan lagu ini berasal dari ke-basic-an nya dan liriknya yang terlalu manusiawi. Ternyata oh ternyata, hal tersebut sangat berhubungan dengan tema lagu ini: Es. Es gosrok? Es puter? Es jeruknya 2 mas tambah krupuk 1? Estegenege?

…khilaf. Ups.

Es ternyata adalah bahasa Jerman dari Id. Id adalah bagian dari teori psikologi (nya Freud) yang menyatakan bahwa pikiran manusia itu terdiri dari id, ego, dan superego. Sebenernya aku ga tau secara benar-benar mendalam karena yang kupelajari hanya dasarnya sajaa tapi gapapa. Biar lebih meresapi kucantumin lirik dari utauinu.com:

[es]~ Theme of Es

01.06.20

Artist: Mr. Children

Title: Es~ Theme of Es

Words: Sakurai Kazutoshi

Music: Sakurai Kazutoshi

 

Ah, it’s a journey on foot above a long rail

blown by the wind, as I keep balance

Ah though I can’t find the answer anywhere

it’s alright, just flowing along I’ll progress.

 

if the fear of losing what I have is enough to hold me back,

I don’t need a medal or anything.

 

I’m getting prepared for an age

where no matter what happens nothing surprises me

I want to make contact with joy

[es] makes me run to tomorrow

 

Ah, unable to recognize my own weakness

I cling to love, everytime I hurt someone I think

those who declare, “love is just a fantasy”,

are probably trying to take the easy way out.

 

Everyone lives embracing, naivety, jealousy, and trickery

Even still I like someone, and then I love you

 

Oh what is it to be human?

I get naked wanting to stand before you.

laurels, sucess, standing and reputation

these things mean nothing you see.

 

Surely everyone wants to believe in the self as it exists now,

bidding farewell to bygone days you begin to walk

I’m getting prepared for an age

where no matter what happens nothing surprises me

I want to make contact with joy

makes me run to tomorrow

 

the very being inside me (the id inside me) [es]

 

Translated By: Brian Stewart & Takako Sakuma

 

Translator’s Notes: Es is the [id] referred to in psychology. The very

being of oneself, the center of one’s self and one’s desire. When Sakurai

declares that he wants to be naked and stand before ‘you’, he’s saying

that he wishes to be embraced by ‘you’ without any of the decorations of

society. Not necessarilly physically naked. We translated nani ga okottemo

hen jyanai as “no matter what happens nothing surprises me” but it may be

nothing suprises anyone. An age where eveything is commonplace and no new

ground is ever broken, but where nothing seems out of the ordinary either.

is that tolerance?

Utauinu emang keren. Mereka sukanya menambahkan notes-notes yang sangat berkualitas dan bermanfaat buat para foreign fans yang tak tau apa-apa tentang bahasa Jepang :’) haha.

Back to topic, itu di notes disampaikan sedikit tentang apa itu id: The very being of oneself, the center of one’s self and one’s desire. Yap.

Jadi di teori ini manusia itu pemikirannya dibagi 3: id, ego, superego. Id adalah center of oneself and one’s desire, alias dengan kata gampang, ini adalah pusat dari manusia sebagai makhluk hidup yang ingin survive, yang butuh kebutuhan dasar, yang punya hawa nafsu. Id adalah keinginan untuk, misalnya, makan, minum, istirahat, pingin berhubungan intim, merusak, membenci, memiliki. Pokoknya hal apapun yang bisa ia lakukan untuk survive/memenuhi hawa nafsunya, entah itu baik ataupun buruk. Superego adalah kebalikan dari Id, yaitu bagian dari manusia yang bermoral. Seperti segala sesuatu terkait moral-moral yang diajarkan orangtua ataupun agama ataupun dari aturan dalam masyarakat, suatu highest standart di orang tersebut. Misalnya : tidak mencuri karena mencuri itu dilarang, tidak memukul karena memukul itu menyakiti orang lain, tidak membunuh karena membunuh itu dosa atau kejahatan. Nah, sedangkan Ego adalah jembatan antara Id dan superego. Ego ini adalah yang terlihat/muncul di perlakuan kita sehari-hari. Misalnya lagi laper banget nih tapi ga punya uang. Eh di depan ruang kuliah ada kantin kejujuran mendisplay Risol Mayo. Id nya akan berkata, ambil aja, kamu laper, kalo kamu ga ambil kamu mungkin bisa mati (yo ra mati sih…). Superego akan bilang, hei kamu ga boleh begitu, itu namanya mencuri, mencuri itu dilarang. Nah si ego akan menjembatani hasrat dari id dan superego ini agar nantinya tindakan yang dihasilkan tidak memunculkan guilt/rasa bersalah dari superego (highest standard) tapi juga bisa memenuhi id. Kalau berhasil dengan baik, maka Ego akan menjadikan aku ngutang temen untuk beli Risol Mayo. Kesemua aspek ini terus-menerus berinteraksi dalam menentukan tindakan apa yang akan kita ambil dalam setiap harinya. Tapi kadang tidak semulus yang aku contohkan tadi. Kalau ego tidak berhasil memenuhi keinginan dua belah pihak, maka akan muncul guilt. Bila defense mechanism atau coping mechanism dari seseorang itu tidak baik/tidak mampu mengatasi guilt, maka bisa muncul gangguan mental (bisa minor atau major).

Nah itu tadi sekilas teori tentang psikologi. Let’s talk about the lyrics. Di sini Sakurai terdengar seperti seseorang yang mencari sesuatu (jati diri munngkin?), dalam masa discovery. “Everyone lives embracing, naivety, jealousy, and trickery. Even still I like someone, and then I love you. Oh what is it to be human?” Manusia punya kenaifan, dengki, tipu-tipu, tapi tetap saja manusia bisa saling mencintai walaupun saling punya kebobrokan. Maka muncullah pertanyaan, what is it to be human? Apakah sifat-sifat itu yang menentukan apa itu manusia, ataukah kesuksesan, reputasi? Sakurai juga dalam masa pertanyaan, mengapa orang yang mencinta juga bisa melukai? Apakah kalau orang melukai itu berarti sebenarnya tidak pernah mencintai? @@ Mumet? Hahahaha

Untuk memahaminya Sakurai ingin telanjang (naked) dan stand before you. Maksudnya tidak ada dekorasi dari lingkungan, tidak ada reputasi or such, dan saling memahami satu sama lain tanpa embel-embel. Di akhir, dia sepertiny menemukan bahwa tiap-tiap manusia punya yang namanya es (the very being inside), yang bisa mendorong seseorang untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Inti dari manusia.  Manusia itu memang bisa mencintai dan bisa melukai, manusia butuh id untuk mencapai hawa nafsunya, misalnya reputasi dan kesuksesan. Manusia punya keinginan dasar dan moral yang bisa menyetopnya.” I’m getting prepared for an age where no matter what happens nothing surprises me”, aku mengartikannya sebagai, Sakurai suatu hari akan sampai di suatu masa dimana superego itu menjadi tidak lagi bermakna, atau maknanya jadi rendah. Sehingga antara id dan superego perbedaannya tidak jauh. Dan Sakurai seperti sudah siap kalau itu terjadi, yaitu saat-saat di mana seluruh manusia jadi rusak, dan yang rusak tersebut menjadi biasa saja di mata lingkungan.

Hahahaha. Jadi, intinya, lagu ini mernurutku adalah lagu pencarian jati diri. Mencari tahu apa itu manusia, siapa itu dirinya, mengapa manusia seperti ini. So humanic bukan? 🙂

CMIIW kalo ada yang salah tentang teori psikologinya 🙂

Video

Fans Detected!

Tags

, , , , , , , , , , , , , , ,

Wahahahahahahahahahaha

Ujian udah seleseeeeeeeee, saatnya menghilangkan intoksikasi dan depresi dengan sukacita, Mr.Children time~~~~!!!

Kadang aku penasaran sebenernya kayak gimana sih Mischil di mata artis jepang. Tapi yang jelas aku nemu banyak coveran lagu mereka oleh artis-artis tenar tersebar di youtube. Mengindikasikan bahwa mischil emang dahsyat.

Cekdisaut!

ASKA – Namonaki Uta

Om Aska suaranya unik sekalii. Ini salah satu namonaki uta non sakurai yang menyenangkan~

Ozaki Kiyohiko – Innocent World

Penyanyi gaek jepang yang kayaknya berasal dari jaman Frank Sinatra hahahahaha. Coveran yang cantik ini beda banget dari versi Mischil yang teriakannya membelah angkasa.

aiko – Memento Mori

My favorite! Suara aiko bisa memberikan feel yang sama ketika mendengar Memento Mori. Dark yet beautiful.

Takeru Sato – 365 Nichi

Takeru Sato bernyanyiiiiii. Suaranya cukup oke mengingat dia bukan penyanyi. Menghayati sekali nyanyinya. But for some reason, now I know why he sings MUTE on BECK. Haha

Ayaka – Hoshi ni Naretara

Mbak Ayaaaaa~~~ Suka deh versi ini. Fans berat mischil. Kalo versi konser mungkin bisa dapet kegirangan dari lagu ini ya

Ayaka Seesaw Game

This naughty song~ Kesannya lebih rapi daripada ketika Mischil yang nyanyiin. Bagus & menyenangkan. Btw itu suara gitarnya kok terasa ectopic ya hahaha

Motohiro Hata – Namonaki Uta

Namonaki uta versi kasur. Suaranya beda banget dari Mischil, dia empuk dan…..penuh kegalauan cinta. Lagu ini jadi terasa melankolis

Yoon Sang Hyun – 365 Nichi

Aktor korea yang juga penyanyi yang suka konser di Jepang. Boleh jugaaa, pengucapannya juga bagus 😀

Sungmin & Donghae – Kurumi

Super Junior aja ngefans, masa kamu nggak? Hahaha duet maut ini bikin seisi venue gaduh (biasane yo gaduh sih). Mereka nyanyinya baguuuus.

Gackt – Dakishimetai

Hae om bishounen dari planet yang sama dengan hyde. Dakishimetai yang penuh vibrasi ala penyanyi rock visual kei

Shuga Shikao – fastener

Om Shuga Shikao suka banget sama lagu porno ini. Ga ngerti deh hahahaha. Dia udah nyanyiin ini di konser TV, ap fes, bahkan di split the difference-nya mischil. Suaranya cucok dan feel nya dapet…which means….hahahahahaha
Sebenernya ada lagiii, Kuwata Keisuke nyanyi Tabidachi no Uta & Namonaki uta dan KAN nyanyi and I love you. Tapi linknya raib 😦
Banyak yaaaa. Sejauh ini favoritku adalah aiko! Kayaknya dia sering ngover lagu dan diduga adalah fans mischil. Kalo coveran non artis lebih banyak lagi, just type “mr children cover” dan eng ing eng seabrek. Oh bahkan ada coveran versi vocaloid ._.

Kaito, Let’s get in the car and kiss (Kuruma no naka de kakurete kisu wo shiyou)

Iki
aku
ra
iso
komen
Gek lagu ini neh. Lagu penyayat hati umat manusia padahal liriknya so sweet, nyebelin banget sih trus eike harus merasa apaaaaaaaaaaaa :”) Walaupun ini vocaloid, tapi rasa tersayat itu tetap ada :”)

Kalo sampe vocaloid aja ngover………hahahahaha. Definitely fans! Fans detected!! Jadi kalo penyanyi aja ngefans, kenapa kamu nggak ngefans? *promosi* *terselubung*