Tags

, , ,

Sudaaaaaaaah lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Hahahahahahahaha

Setelah terlepas dari jeratan-jeratan ujian (lagi, untuk yang ke 100xnya), mari kita bersantai~

*TERUTAMA SETELAH UJIAN TERMENGERIKAN OSCE KOMPRE 2016*

OKEEEEEEHHH KALI INI PROLOGNYA GAUSAH PANJANG PANJANG KARENA JENGJENGJENGJENG

Kali ini aku akan rambling ALBUM TERBARU, NEWEST, BRAND NEW, TERHITZ, TERANYAR dari MR. CHILDREN – REFLECTION

msclrefl

HERE COMES! BRACE YOURSELF~!

Album ini keluar di bulan sekitar Juni 2015 lalu, terdiri dari 2 tipe, Drip dan Naked. Uuuu, NAKED. Tidak tidak. Bukan seperti itu. Versi Naked ini harganya jauh lebih mahal karena ada tambahannya yaitu lagunya 20an, bonus udah dimasukin USB, dan bonus dvd behind the scene pembuatan album ini. Dan juga +box yang unjoe sekali. Drip adalah versi regular albumnya, berisi 14 lagu saja. Aku baru mendengarkan yang Drip karena dapetnya secara illegal mukjizat yang itu :’)))))). Syukur.

Pertanyaan 1. Gimana? Bagus ga?

OMEEEEGOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOODDDDDDDDDDD!!!!!!!!!!!!!!!!!

BAGUS!!!!!!!!!!!!! KALO GA NGEDENGERIN SESUNGGUHNYA KALIAN MANUSIA-MANUSIA YANG MERUGI!!!!

Pertanyaan 2. Kok alay gitu reaksinya?

BECAUSE THIS IS A MASTERPIECE. Album ini bener-bener bagus. Thoughtful, mature, bloodsurging, and of course it’s mr.children-y!

Pertanyaan 3. Tolong jelasinnya pake bahasa manusia….

Maafkan kealay-an barusan *sudah kembali ke bumi*

Kalau pinjem istilah dari om utauinu, album ini “bloodsurging”. Sesuatu yang melancarkan peredaran darahmu, sesuatu yang membangunkanmu dari tidur lelap. Energinya besar, namun tetap dewasa, dan komposisinya solid. Mulai dari “Mikan” yang akan menendang seperti kopi pait berkadar kafein setara extrajoss. Ballad pembuat refleksi di “Kumo no Ito”. Lagu bermelodi manis kembang gula yang kayaknya berasal dari jaman Supermarket Fantasy “Melody” (jangan salah, ini lagu favoritku :3). A humanic fantasy in “fantasy”, yang setiap kamu dengerin akan butuh encore terus. The-can’t-get-off-my-head “Genchou”. “Fight Club” yang memberimu rasa pingin gelut (yo ora sih) (bagian tengahnya addict). A very delightful marching drum in “Shayou”. Lagu dengan dinamika yang sangat cocok dipake buat menalikan tali sepatu dan berlari mengejar matahari “Starting Over” (pardon my analogy). “Wasurenu Hito” yang…baper (?). “REM” dan “Waltz” yang menghantam di tengah album. A weird and humanic simplicity in “Shinka-ron”. Dan juga “Ashioto” sebagai jurus pamungkas. Oh, “reflection”, sebuah cuplikan Sakurai bermain piano, menjadi benang tipis penghubung semua lagu.

Ah iya, Kumo no Ito terutama, kalau denger ini rasanya beneran pengen reflect deh. Lagu muhasabah. Cocok untuk ESQ training. Kalo dengerin ini, otakku jadi aneh.

Pertanyaan 4. Bloodsurging? Emang selama ini ga bloodsurging?

SENSE itu bloodsurging! Shifuku dan Q juga bloodsurging! Album ini membawakan nuansa pelancar darah seperti itu juga (udah macem aspirin atau clopidogrel aja). Ketika mendengar album sebelumnya, an imitation blood orange, jujur aku agak ga suka. Sound Mischil seperti tenggelam ditilep piano yang terlalu dominan. Terlalu ballad dan terlalu generic (mirip satu sama lain), alirannya tidak terasa. Di situ aku merasa peran TakeKoba terlalu besar dalam pembuatan album Mischil. Walaupun begitu tetep ada track yang aku suka seperti pieces, joutoku,  Marshmallow Day dan lainnya. Album ini lebih mengeluarkan sound gitarnya dibanding aibo.

Pertanyaan 5. Hooo gitu. Berarti sekarang om Take ke mana?

DI album ini entah kenapa aku BISA LIAT BEHIND THE SCENEnya walaupun ga punya versi Naked kekekekeke. Di situ aku ga liat om Take dimanapun. Piano dan keyboard dipegang oleh Sunny, orang yang dulu pernah kolaborasi juga sebelum om TakeKoba megang keyboard dan piano (maybe before 2007). Setelah mencari gossip kesana kemari, katanya Sakurai emang minta om Take untuk tidak terlalu turun tangan di album ini. Tapi not in a hard way. Mereka sama-sama paham dan akhirnya mencapai mutual agreement gitu. Nama om Take katanya masih ada sebagai composer.

Pertanyaan 6. Syukur deh, kirain konflik 😦 Berarti album ini favorit dong?

Iya syukur, ga maulah ada konflik 😦 sudah cukup band favoritku (yang lain) bubar. UUUUUUU certainly this is one of their best album. Sampai saat ini masih bertarung di hatiku (ceile). Tapi pertarungan 5 babak 3 ronde dimenangkan SENSE, 2 ronde dimenangkan REFLECTION. Pertarungan ini masih terus berlanjut hahahahahaha. Masih belum bisa menggeser posisi SENSE di hati.

Pertanyaan 7. Dah nonton Live DVDnya belum? Sekeren apa livenya?

Belum 😦 Belum dapet e. Tapi beberapa cuplikan youtube mengindikasikan betapa KEWREN MAMPWOUSnya Live nya. Awalnya aku agak cemas karena album ini isinya Sakurai teriak high pitch gitu di hampir semua lagu. But he sing it smoothly. Yaampun si bapak ini kok tambah muda? Kirain cuma 1 orang di bumi yang aging backward (baca: hyde)

Pertanyaan 8. Lagu yang di Naked udah denger?

BELOM UHUHUHUHUHUHUHUHUHUHUHUHUHU

Udah nyari pake seluruh daya, upaya, bahkan sampai nyasar ke situs2 aneh karena keywordnya NAKED (pfffffft), dan tidak membuahkan hasil. HEEEEEEEELPPPPPP

*Makanya beli asli dong*

Yang jelas netizen responnya positif terhadap lagu mereka di Naked. Bahkan banyak yang memfavoritkan. Punya stok lagu sebanyak itu mbok disimpen aja om, biar besok jadi hits

Pertanyaan 9. PVnya apa aja?

Ashioto thok. Eh ya, sama REM kalo kamu itung juga. The end.

Ini metode subsidi silang ala jaman SupaFan-SENSE-Blood Orange-Reflection. Mungkin karena fullblown PV di album sebelumnya, kali ini berhemat aja. (teori penghematan pv)

Pertanyaan 10. Lyric-wise, gimana?

NO DOUBT. Tapi karena baru sedikit yang memberi translate, jadi baru beberapa yang udah ku-notice. Kumo no ito, Starting Over. So pretty and poetic as always. Next time mari kita post tentang liriknya~

Pertanyaan 11. Kesimpulan?

DEFINITELY, a must-listen for fans (terutama fans era orde baru mischil >2007)! ^^

Advertisements